HEADLINES
Tampilkan postingan dengan label Mudik Gratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mudik Gratis. Tampilkan semua postingan

Mudik Gratis KAI 2018, Ini Syarat Dan Cara Pendaftarannya


Pada program mudik yang berangkat pada tanggal 5-7 Juni 2018 dari Stasiun Pasarsenen, Jakarta ke berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, KAI menyiapkan sebanyak tujuh perjalanan kereta untuk mengakomodir 1520 penumpang yang mengikuti program gratis ini.

"Masyarakat yang tertarik untuk mengikuti program Mudik Bareng KAI dapat melakukan pendaftaran mulai tanggal 14 Mei 2018 pukul 13.00 WIB secara online melalui website mudikbarengbumn.kai.id atau http://mudikbarengbumn.co.id," tutur Direktur Utama PT KAI , Edy Sukmoro, seperti keterangan resmi yang dikutip Binsis.com, Sabtu (12/5/2018).

Adapun sejumlah persyaratannya antara lain sebagai berikut:

A. Syarat dan Ketentuan Pendaftaran
  1. Program mudik gratis ini terbuka bagi seluruh masyarakat, tidak berlaku bagi pegawai PT KAI
  2. Satu orang peserta mudik hanya boleh mendaftar satu kali, tidak dapat mendaftar pada KA lain pada hari yang sama ataupun pada tanggal yang berbeda
  3. Peserta mudik wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan yang dibuktikan dengan e-KTP/surat keterangan (Suket) atau Kartu Keluarga bagi yang masih berusia di bawah 17 tahun
  4. Satu pendaftar dapat mendaftarkan peserta mudik gratis sejumlah anggota keluarga yang tercantum pada Kartu Keluarganya maksimal 10 peserta, tidak dapat mendaftarkan pihak lain di luar itu.
  5. Satu peserta mudik dapat membawa 1 infant (bayi berusia < 3 tahun) tanpa mengurangi kuota peserta dan bayi dimaksud tidak mendapatkan nomor tempat duduk
  6. Pendaftar wajib mencantumkan nomor NIK peserta mudik pada formulir pendaftaran sesuai KTP/Suket/Kartu Keluarga.
  7. Bagi yang telah melakukan pendaftaran akan mendapatkan email bukti pendaftaran berisi rincian pendaftaran dan nomor pendaftaran
  8. PT KAI akan melakukan verifikasi data pendaftar. Pendaftar yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan panggilan untuk melakukan daftar ulang melalui SMS dan atau email
  9. Email/sms verifikasi yang berisi tanggal, waktu, dan lokasi pendaftaran ulang akan dikirimkan oleh PT KAI H+2 setelah peserta melakukan pendaftaran
  10. Pelanggaran dari ketentuan ini pendaftar akan didiskualifikasi.
  11. Peserta mudik tunduk terhadap segala peraturan dan ketentuan angkutan penumpang yang berlaku di lingkungan PT KAI
Baca Juga Mudik Gratis BUMN 2018 Sudah Dibuka, Daftar Sebelum Kehabisan

B. Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Ulang
  1. Pendaftar yang telah mendapatkan sms/email panggilan daftar ulang melakukan pendaftaran ulang di lokasi dan waktu yang ditentukan tanpa diwakilkan, peserta lainnya yang didaftarkan oleh pendaftar tidak perlu datang.
  2. Pendaftar membawa kelengkapan dokumen: seperti E-KTP/SUKET pendaftar, lalu Kartu Keluarga pendaftar. Seluruh peserta yang didaftarkan oleh pendaftar wajib tercantum dalam KK yang sama, jika tidak maka peserta yang tidak tercantum dalam KK pendaftar didiskualifikasi. Serta membawa print-out email atau menunjukan sms panggilan daftar ulang mudik gratis.
  3. Memberikan fotokopi bukti identitas peserta mudik berupa KTP/Suket dan Kartu Keluarga
  4. Pendaftar yang tidak melakukan daftar ulang pada waktu yang ditentukan dianggap mengundurkan diri.
  5. Peserta mudik yang telah melakukan daftar ulang akan mendapatkan tiket KA sesuai dengan yang dipesan.
  6. Tiket KA pada program mudik gratis ini tidak dapat dibatalkan ataupun diubah jadwal.
Baca Juga Mudik Gratis Kementerian Perhubungan 2018

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian BUMN yang telah menginisiasi program mudik gratis bareng BUMN ini, dimana PT KAI menjadi salah satu peserta penyelenggaranya. Kami berharap dengan adanya program mudik gratis ini dapat membantu masyarakat untuk berlebaran dengan keluarganya di kampung halaman. Ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial PT KAI kepada masyarakat,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro.

Sementara terkait, untuk informasi lebih lanjut mengenai program Mudik Bareng KAI ini, masyarakat dapat menghubungi Contact Center PT KAI di nomor telepon 121/021-121.

Mudik Gratis BUMN 2018 Sudah Dibuka, Segera Daftar Sebelum Kehabisan


Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung penuh persiapan sejumlah perusahaan plat merah jasa transportasi dalam menyambut musim mudik lebaran tahun ini. Terlebih, Kementerian BUMN juga kembali menggelar program Mudik Gratis Bareng BUMN tahun 2018. Mudik gratis kali ini akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2018 di Parkir Pantai Carnaval Ancol, Jakarta, dengan target minimal peserta mencapai 200.000 pemudik. Angka tersebut naik 69,18 persen dibandingkan realisasi tahun 2017.

"Kementerian BUMN ingin memastikan bahwa BUMN hadir untuk pelayanan masyarakat di hari besar keagaamaan. Mudik bisa berjalan lancar, pemudik pun mendapat kenyamanan berkat sinergi BUMN," kata Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra.

Salah satu BUMN jasa transportasi yang terlibat dalam program mudik gratis kali ini adalah Perum Damri. Sebagai wujud dukungannya, Perum Damri akan menyediakan 275 armada Bus untuk mengangkut 11.036 peserta mudik gratis yang dikumpulkan oleh 14 BUMN lain seperti diantaranya PT Taspen (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Jamkrindo (Persero). 

Rute yang disediakan melalui wilayah Jawa dan diperluas ke wilayah Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi dengan rute antara lain Jakarta menuju ke sejumlah kota seperti Cirebon, Pati, Yogyakarta, Pekalongan, Solo, Semarang, Kediri, Klaten, Cilacap, Madiun, Malang, Surabaya, Purwokerto hingga di luar Pulau Jawa seperti Bandar Lampung, Medan, Aceh, Makassar, Samarinda, Banjarmasin dan Mataram. Cara mendaftar sebagai peserta mudik dapat dilakukan secara online dan melalui sinergi bersama sejumlah BUMN.


Beragam persiapan baik terkait keamanan dan kenyamanan penumpang telah dilakukan dengan baik oleh Perum Damri. Hal tersebut sejalan dengan arahan Kementerian BUMN yang menginginkan perjalanan mudik nyaman dan lancar.

"Persiapan mudik ini dilakukan atas inisiatif dari Kementerian BUMN dalam rangka memastikan semua BUMN jasa transportasi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di saat mudik nanti. Damri pun akan selalu siap menjalankan arahan tersebut," kata Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha, Tatan Rustandi.

Perlu diketahui, program Mudik Gratis ini bertujuan untuk mengalihkan pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor ke moda transportasi yang lebih nyaman dan aman seperti dengan menggunakan Bus, Kereta Api atau Kapal Laut. Kegiatan ini juga menjadi upaya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas jalan. 

Tatan menjelaskan, masyarakat yang mengikuti program mudik gratis ini akan diangkut menggunakan bus Damri kelas Bisnis dan Eksekutif yang memiliki standar pelayanan minimal antara lain reclining seat, AC, Audio/Video dan wifi. Untuk mendukung perjalanan yang berkeselamatan, setiap bus diawaki oleh tenaga pengemudi yang cukup berpengalaman dan bersertifikat, dan dilengkapi dengan peralatan keselamatan antara lain CCTV, palu pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR) beserta panduan tanggap darurat. Sebelum digunakan untuk angkutan mudik gratis, armada yang dipilih akan dilakukan inspeksi secara menyeluruh. Disamping itu seluruh awak kendaraan juga akan dites kesehataannya termasuk tes narkoba.

Sebagai informasi, berikut daftar 14 BUMN yang bersinergi dengan Perum Damri:
  1. PT Taspen (30 unit bus, 1200 orang),
  2. PT Angkasa Pura II (50 unit bus, 2000 orang),
  3. PT Pupuk Indonesia (10 unit bus, 400 orang),
  4. PT Pertamina (23 unit bus, 920 orang),
  5. PT Jamkrindo (16 unit bus, 640 orang),
  6. PT Askrindo (24 unit bus, 1000 orang),
  7. PT Jasindo (12 unit bus, 498 orang),
  8. PT. Asuransi Jiwasraya (10 unit bus, 418 orang),
  9. PT Pegadaian (24 unit bus, 960 orang),
  10. PT Inalum (2 unit bus, 80 orang),
  11. PT Djakarta Lloyd (8 unit bus, 320 orang),
  12. PT JIEP (2 unit bus, 80 orang),
  13. PT Bank Mandiri (40 unit bus, 1600 orang)
  14. PT Bank BTN (38 unit bus, 1520 orang).

Mudik Gratis Kementerian Perhubungan 2018

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada mudik lebaran 2018 ini menyediakan 39.446 kuota mudik gratis bagi pemilik sepeda motor, dengan jumlah orang sebanyak 87.250. Jumlah ini merupakan kenaikan dua kali lipat dibanding mudik lebaran 2017, yang menyediakan kuota 19.148 sepeda motor dan 46.885 orang.

Para calon pemudik antre mendaftar program Mudik Gratis Sepeda Motor 2018 di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Minggu (25/03/2018). Kementerian Perhubungan menggelar mudik gratis Lebaran 2018 bagi pesepeda motor yang kendaraannya akan diangkut dengan kapal laut, kereta api, dan truk, sementara para pemilik kendaraan akan diangkut dengan kapal laut, kereta api dan bus. - (antarafoto)

Untuk itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan mudik gratis dari pemerintah itu, dan tidak memaksakan diri menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halamannya saat mudik lebaran tahun ini.

“Saya mengimbau bagi saudara-saudara kita yang ingin pulang ini disediakan mudik gratis. Saya mengharapkan jangan menggunakan motor pulang kampung karena jauh, capek juga besar resikonya, gunakanlah mudik yang gratis dengan motor (diangkut dengan truk atau kapal) dan juga orang ya,” kata Menhub usai Launching Mudik Gratis 2018 di Stasiun Kota, Jakarta, Minggu (25/3) pagi.

Menurut Menhub, program mudik gratis 2018 bagi pengguna sepeda motor sebanyak 3.150 yang akan diangkut dengan truk dari tahun sebelumnya yaitu 3.130, sedangkan orang penumpang akan diangkut dengan bus sebanyak 50.850 atau naik sebesar 14,65% dari tahun sebelumnya sebesar 44.354

Sedangkan untuk kapal penyeberangan dengan Kapal Ro-Ro (Roll On Roll Off) untuk tiga lintasan yaitu, Jakarta-Semarang, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Lampung.

“Total kuota yang disediakan sebanyak 3.000 untuk sepeda motor dan 6.000 untuk orang penumpang,”jelas Menhub seraya menambahkan, jumlah tersebut naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar 1.194 untuk sepeda motor dan 2.531 untuk orang penumpang.

Adapun untuk mudik gratis dengan kapal laut, kuota yang disediakan sebanyak 30.400 untuk angkutan orang atau naik 496% dari tahun sebelumnya yaitu 5.094. Untuk angkutan sepeda motor sebanyak 15.200 atau naik 541% dari tahun sebelumnya yaitu 2.370.

“Kapal yang disediakan untuk rute Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang PP. Untuk arus mudik keberangkatan pada 9-13 Juni 2018 dan untuk arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas keberangkatan pada 18-22 Juni 2018,” terang Menhub.

Menurut Menhub Budi K. Sumadi, untuk program mudik gratis 2018 ini pihaknya menganggarkan sekitar Rp90 miliar, dengan rincian Rp36 miliar untuk angkutan darat, Rp34 miliar untuk angkutan laut, dan Rp20 miliar untuk angkutan kereta api.

Pendaftaran Mudik Gratis 2018


Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar mudik gratis 2018 yaitu KTP dan Kartu Keluarga (KK), serta SIM dan STNK yang berlaku.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis 2018, Budi mempersilahkan untuk  mendaftar secara online melalui website: www.mudikgratis.dephub.go.id, atau dapat mendaftar langsung (offline) di kantor pusat Kemenhub Jakarta, kantor Dishub Kota Bogor, kantor Dishub Kota Depok, kantor Dishub Kabupaten Tangerang dan Dishub Kabupaten Bekasi.

Pendaftaran online mudik gratis dengan bus dan kapal laut dibuka mulai 25 Maret hingga 19 Mei 2018. Sementara bagi pemudik yang memilih untuk mendaftar langsung bisa mengunjungi posko pendaftaran mudik gratis di Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bogor dan Dinas Perhubungan Daerah Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang, terhitung tanggal 21 Mei sampai 2 Juni 2018. Posko tersebut dibuka pukul 09.0 WIB hingga 16.00 WIB.

Lokasi tujuan mudik gratis tanpa sepeda motor tahun ini meliputi 32 kabupaten atau kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatra Barat. Sementara, untuk mudik dengan sepeda motor meliputi sembilan kabupaten atau kota yaitu Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen, dan Purwokerto.
 
Copyright © 2017 VEJWAN. All right reserved.